Sabtu, 06 Mei 2017

9 [Cara] Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi

Cara Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi

Oleh: Latifah Nurhayati

Puisi adalah sebuah karya sastra yang ditulis dengan maksud penyampaian kisah, perasaan, atau pesan baik untuk orang lain atau diri sendiri. Dalam penulisan puisi lekat dengan gaya bahasa, diksi dan majas, agar seni yang terlihat lebih apik dan memberikan kesan unik. Berkutat dengan puisi juga sangat erat kaitannya dengan kemampuan analisa, karena memaknai puisi bisa menimbulkan keragaman arti dari setiap pembacanya, karena kiasan dan majas yang diciptakan oleh penulisnya.

Jenisnya pun sangat beragam, ada puisi lama, puisi baru, dan puisi kontomporer. Fungsi dari puisi juga banyak, salah satunya adalah dengan menulis puisi perasaan bisa langsung tersampaikan dan tidak terus menyesak dan mengusik dalam dada. Sehingga, dapat memberikan rasa lega terhadap jiwa.

Dewasa ini, banyak sekali kompetisi-kompetisi cipta, syembara, dan baca puisi dengan maksud meningkatkan olah bahasa dan jiwa seni sastra agar tetap tertanam pada diri.

Dalam mengikuti kompetisi tersebut, tentunya keinginan untuk juara 1 pasti ada dalam setiap peserta. Lalu bagaimana ya.. tips dan trik untuk meraihnnya? Yuk! Simak  9 Cara Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi.



9 [Cara] Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi


Sering Membaca Kumpulan Puisi

Sebelum menciptakan puisi, alangkah lebih baik kita sering membaca puisi terlebih dahulu, baik dari buku, majalah, koran atau internet dan sosial media yang tersedia. Hal ini, bertujuan untuk mengasah otak kita bagaimana penulisan, diksi, gaya bahasa yang biasanya dibuat. Dengan sendirinya, kita akan paham bagaimana cara menulis puisi yang baik dan benar, juga sebagai perbandingan antara puisi yang satu dan lainnya. Dengan membaca kumpulan puisi juga kita mengetahui apa saja jenis dan ragam puisi yang ada.

Mencoba Menulis Puisi

Setelah membaca, kita boleh mencoba untuk membuat puisi. Mencari ide untuk pembuatan puisi sangatlah mudah, karena apapun yang kita lihat, bisa dijadikan tema untuk puisi kita. Misalnya, kita sedang berada di sekitar taman, melihat bunga yang indah. Kita bisa ambil tema keindah bunga.

Trik pembuatan puisi, kita harus memaksimalkan panca indra kita. Misalnya dari mata, kita melihat bunga yang berwarna merah, mekar, dan segar. maka tulislah apa yang kita lihat seperti “Mawar merah merona, merekah segar menyapa diri sore ini”.

Lalu dari hidung, kita bisa menjabarkan apa yang kita cium, misalnya. “Mawar itu harum, semerbak menggoda jiwa menghadirkan tentram”.

Dari kulit, kita jabarkan pula apa yang kita rasakan dari rabaan atau rasakan dari kulit “Anginpun meniup mesra, seolah mencium mawar itu

Dari telinga, kita bisa tulis apa yang didengar ditempat itu “Ciutan burung melengkapi taman yang seiring dengan mawar itu

Dari mulut, kita bisa menuliskan dari pengecap kita, namun karena kita membahas keindahan bunga mawar, kita tidak mungkin untuk sengaja memetik mawar untuk dijilat kan? hehe.. maka, kita bisa menghilangkan indra ini dalam pembuatan puisi. Yang penting, sesuaikan saja puisimu terhadap tema. Dengan seringnya melatih menulis, kita akan mengetahui lagam dan apa yang lebih pantas untuk di jabarkan, tentunya dengan diksi yang tepat.

Bergabung dengan Komunitas Pecinta Puisi

Saat kita bergabung dengan komunitas tersebut, otomatis kita bisa mendapatkan teman untuk mengasah dan melatih kemampuan menulis kita. Misalnya dengan cara battle puisi, atau saling mengoreksi puisi satu sama lain. Sangatlah mudah untuk menemukan komunitas puisi tersebut, selain dari menemukan teman-teman di sekitar kita yang suka puisi, kita bisa cari dari grup sosial media facebook, wattpad dan lainnya.

Seringlah Menonton Pentas Pembacaan Puisi

Seringlah menghadiri pentas pembacaan puisi, atau bisa lihat dari youtube. Hal ini, untuk melihat bagaimana orang-orang membacakan puisi.

Mencoba Melatih Membaca Puisi

Dalam pembacaan puisi, kita harus meresapi dari setiap kalimat yang tertera di puisi tersebut. Lalu sesuaikan dengan gesture dan vocal agar pesan dari puisi yang disampaikan lebih menghayati dan tersampaikan bagi para pendengar. Misalnya, saat puisi itu mengatakan “Aku melihat matahari terbit” Nah, kita bisa membacakan dengan menunjukan tangan ke atas mengisyaratkan matahari terbit. Kita juga harus memilah mana kalimat yang dibaca dengan nada rendah, nada tinggi, amarah, sedih atau bahkan tertawa.

Misalnya, terdapat kalimat “Aku teringat seorang kakek renta menengadah meminta-minta” Nah, kita bisa membacakan dengan nada rendah, sedih dan merintih, nada rendah bisa diucapkan dengan berbisik namun tetap terdengar, hal ini sudah mengisyaratkan bahwa kita sebagai pembaca merasa sedih.

Melatih Mental dalam Membaca Puisi

Membaca puisi harus memiliki keberanian, jangan sampai saat kita membaca puisi, kita merasakan demam panggung. Hal ini harus dibiasakan. Misalnya kita coba membaca puisi dahulu di depan kaca, dirasa sudah bagus dan baik, kita mencoba orang lain untuk melihat dan mengoreksi pembacaan puisi kita.

Mengikuti Perlombaan Cipta Dan Baca Puisi

Setelah menekuni point 1 sampai 6, maka cobalah untuk daftar kompetisi-kompetisi tersebut. Trik agar kita juara adalah dengan mencoba, berlatih dan berdoa. Sebelumnya, kita harus tahu, apa tema yang diminta, syarat dan ketentuan dari kompetisi lomba cipta dan baca puisi tersebut dan harus teliti.

Berikan Kesan Berbeda Dan Penghayatan Yang Dalam

Saat kompetisi, berikanlah pementasan yang berkesan, dengan cara penghayatan yang dapat menyentuh hati para pendengar.

Terus Mencoba Dan Berlatih

Menjadi juara, kita harus punya keberanian untuk terus mencoba dan berlatih, jangan mudah menyerah. Ikuti dan latihlah terus kemampuan, karena hasil tidak akan pernah mengkhianati proses. Maka, kita akan menjadi juara 1.

Itulah 9 tips dan trik dalam cipta dan baca puisi, hingga dapat meraih juara 1 lomba tersebut. Artikel ini sebagai dukungan dan motivasi, selebihnya kitalah yang harus terus berjuang agar kemenangan menjadi milik kita. Percayalah, penjuara adalah orang yang tidak mau menyerah dan tidak pernah melewatkan kesempatan yang ada. Ketika gagal, teruslah mencoba dan janganlah gagal untuk mencoba. Karena dengan mencoba, kita dapat banyak pengalaman dan perbaikan hingga akhirnya kita menjadi juara!.

Baca Juga:
  1. Jadwal Lomba Puisi
  2. Jadwal Lomba Untuk Pelajar Terbaru
  3. Jadwal Lomba Untuk Umum Terbaru
  4. Jadwal Lomba Mahasiswa Terbaru


EmoticonEmoticon