Kamis, 25 Mei 2017

Cara Juara Lomba Menulis dengan Rumus [MENULIS]

Cara Juara Lomba Menulis dengan Rumus [MENULIS]



Cara Juara Lomba Menulis- Menulis merupakan suatu kegiatan yang umum dilakukan. Bagi sebagian orang, menulis mempunyai arti lebih dari sekadar kegiatan. Menulis dapat menjadi sumber penghasilan tambahan apabila tulisan yang dibuat menang dalam suatu perlombaan atau bahkan diterbitkan dalam suatu media massa.

Baca Juga:
  1. 9 [Cara Juara] Lomba Menulis Fiksi dan Non-Fiksi
  2. 12 [Cara] Juara Lomba Menulis Cerpen, No 5 Penting!
  3. 8+ [Cara] Juara Lomba Menulis Ide Inovatif {LKTI, Call For Paper, dan Artikel}
  4. [Cara] Juara Lomba Pecinta Alam dan Menulis Biografi

Untuk mencapai tujuan tersebut, dibutuhkan niat dan ide-ide segar agar para juri tertarik ketika membaca suatu tulisan yang dilombakan. Namun, kamu juga harus membarenginya dengan kiat-kiat tertentu agar isi sebuah tulisan dapat maksimal dan merepresentasikan ide sang penulis. Ada beberapa hal yang mungkin dapat membantu kamu menjadi seorang juara lomba menulis. Beberapa hal tersebut terangkum dengan singkatan MENULIS.



Rumus [MENULIS] Untuk Memenangkan Lomba Menulis




Mengenali

Langkah awal yang harus kamu lakukan jika ingin membuat suatu tulisan adalah mengenali jenis tulisan yang akan kamu buat. Terdapat bermacam-macam jenis tulisan yang sering dilombakan, antara lain karya tulis ilmiah, esai, cerita pendek, dan lain-lain. Penting untuk mengetahui minat dan potensi kamu dalam jenis tulisan tertentu agar kamu tidak merasa terpaksa ketika telah mulai menulis. Selain itu, penting juga untuk mengenali topik lomba yang kamu sukai dan berpotensi memberikan rasa nyaman ketika kamu menjabarkan tema dan subtema tersebut.

Setelah mengenali jenis tulisan yang disukai, kamu dapat mulai mencari acara lomba yang sedang berlangsung. Saat ini, kamu bisa mendapatkan banyak informasi lomba dari media sosial, poster yang dipajang di mading kampus, hingga pesan singkat dari teman-temanmu. Perhatikan juga deadline pengumpulan karya agar kamu dapat menentukan prioritas.

Elaborasikan

Langkah selanjutnya setelah menentukan jenis tulisan yang akan dibuat adalah mengelaborasikan atau menjabarkan tema dan subtema yang sudah kamu pilih. Tips mengelaborasi suatu tema adalah dengan membagi topik tersebut menjadi beberapa poin yang mencakup seluruh bagian tulisan. Pembagian ini minimal terdiri dari bagian pembuka, isi, dan penutup. Tujuan pembagian ini adalah agar kamu memiliki panduan sehingga ide awal kamu tetap terjaga konsistensinya sampai penulisan selesai.

Nyatakan

Nyatakan poin-poin yang telah kamu buat ke dalam tulisan yang lebih detail. Bagian ini seringkali menjadi momok bagi penulis karena dapat menjadi beban untuk memenuhi jumlah kata atau halaman minimal yang diminta oleh panitia. Sebenarnya, hal ini dapat diminimalisasi dengan cara membuat panduan berupa poin-poin tadi. Apabila dirasa perlu, kamu dapat membagi kembali beberapa poin utama ke dalam poin-poin yang lebih kecil dan rinci.

Ungkapkan

Setiap manusia mempunyai gaya yang unik yang berbeda-beda. Tidak perlu ragu untuk mengungkapkan gayamu melalui karya tulis karena justru hal ini dapat menjadi nilai tambah tulisan tersebut ketika proses penjurian. Namun, perlu diingat bahwa dalam mengekspresikan gaya masing-masing harus tetap memerhatikan koridor kesopanan serta tidak mengandung unsur SARA.

Libatkan

Jangan ragu untuk bertanya dan melibatkan orang-orang yang kamu kenal untuk sekadar bercerita atau berdiskusi mengenai isi tulisanmu. Kadang-kadang mereka dapat melontarkan gagasan baru yang dapat dipakai untuk mewarnai tulisanmu. Orang lain juga dapat menjadi cermin terhadap karya tersebut apakah pesan kamu tersampaikan melalui tulisan tersebut atau tidak.

Istirahat

Istirahat merupakan hal penting ketika kamu berkarya. Apabila ide kamu sedang mentok, beristirahatlah sejenak agar pikiran kamu menjadi fresh kembali. Istirahat dapat diisi berbagai macam kegiatan, mulai dari tidur sampai melakukan kegiatan lain yang kamu suka. Dalam masa istirahat ini, bukan tidak mungkin kamu dapat menemukan gagasan-gagasan baru yang dapat dipakai untuk mengembangkan karya tulismu.


Serahkan
Terakhir, serahkan usaha yang telah kamu lakukan dalam doa kepada Tuhan. Hal ini terlihat sepele dan kadang-kadang dilupakan oleh sebagian individu. Namun, langkah kecil ini memiliki arti yang penting karena manusia hanya bisa berencana dan berusaha, tetapi Tuhan yang menentukan hasilnya.

Apabila kamu belum diberikan kesempatan menjadi pemenang dalam suatu lomba menulis, janganlah patah semangat karena hal tersebut akan melatih kamu untuk mengevaluasi diri sehingga dapat lebih maksimal pada perlombaan berikutnya.

Demikianlah tulisan cara juara yang telah dibagikan oleh William Wijaya, semoga dapat menjadi inspirasi dan juga pengetahuan bagi seiap pembaca yang sedang mencari trik/tips/cara dalam lomba-lomba menulis. Trimakasih.


EmoticonEmoticon