Jumat, 19 Mei 2017

8+ [Cara] Juara Lomba Menulis Ide Inovatif {LKTI, Call For Paper, dan Artikel}

8 Cara Juara Lomba Menulis Ide Inovatif

Oleh: Zahrotul Mahmudati / Mahasiswa Universitas Diponegoro
 

Dewasa ini banyak sekali lomba yang ditawarkan untuk masyarakat dari segala usia, mulai dari usia TK hingga masyarakat umum. Perlombaan yang ditawarkanpun bermacam-macam, salah satunya yaitu lomba menulis. 

Lomba menulis sendiri memiliki banyak jenis. Diantaranya yaitu menulis puisi, cerpen, novel, artikel, blog dan yang akan kita bahas kali ini yaitu menulis ide inovatif. Lomba menulis ide inovatif bisa berupa Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI), proposal karya ilmiah, call for paper maupun artikel.
 
Buat kamu yang tertarik untuk mengikuti lomba menulis ide inovatif, yuk perhatikan langkah-langkahnya berikut ini;

8 Jurus Jitu Memenangkan Lomba Menulis Ide Inovatif



Ikuti Syarat dan Ketentuan yang Ditetapkan oleh Panitia


Ketika kamu melihat pamflet lomba, jangan langsung mengikutinya ya, tetapi kamu harus membaca syarat-syarat yang ada. Misalnya ada lomba untuk siswa SMA nih, lantas kamu yang sudah mahasiswa jangan mengikutinya karena sudah jelas tidak akan diterima. Patuhi juga ketentuannya seperti jenis font, ukuran font, spasi, ukuran kertas, dan lain-lain.

Ciptakan Ide sesuai Tema

Jika kamu betul-betul ingin menjadi juara lomba, cobalah untuk membuat ide yang sesuai dengan tema. Jangan membuat ide yang jauh dari tema. Juga apabila dalam perlombaan tersebut terdapat pilihan subtema, maka pilihlah subtema yang sesuai dengan latar belakang pendidikan kamu dan yang kamu kuasai. Kamu juga bisa memilih subtema yang sekiranya jarang dipilih oleh peserta lain, dengan begitu akan mengurangi jumlah sainganmu dan kesempatan memenangkan perlombaan lebih besar.

Buatlah Ide yang Inovatif

Setiap orang yang mengikuti lomba, tentu ingin tulisannya mendapatkan perhatian yang lebih dari panitia dan dewan juri. Untuk itu, kamu harus membuat ide yang inovatif yang belum pernah ada sebelumnya. Ide inovatif yang kamu buat tidak harus yang wah atau luar biasa bagus, justru ide tersebut akan sulit untuk diterapkan. Buatlah ide yang sederhana yang mudah untuk diterapkan tetapi dapat memecahkan masalah yang ada. Ide tersebut bisa kamu temukan dengan melihat masalah yang ada di lingkungan sekitarmu.

Bentuklah Tim yang Handal

Pada beberapa perlombaan menulis ide inovatif, panitia memberikan pilihan kepada peserta untuk mengikuti lomba secara perorangan maupun berkelompok. Baik perorangan maupun berkelompok memiliki kekurangan dan kelebihan masing-masing.

Mengikuti lomba secara perorangan memang lebih mudah, karena kamu tidak perlu beradu pendapat dengan anggota lain, sehingga kamu dapat mengerjakannya dengan cepat. Tetapi jika kamu memiliki ide yang bagus dan kamu tidak dapat mewujudkannya karena ide tersebut bukan dalam bidangmu, maka kamu perlu mengajak teman yang ahli dibidangnya untuk diajak kedalam tim kamu.

Misalnya kamu berasal dari jurusan kesehatan dan kamu memiliki ide untuk membuat bisnis teknologi kesehatan, maka kamu bisa mengajak teman dari jurusan ekonomi yang mengerti bisnis dan mengajak teman dari jurusan teknik elektro yang ahli dalam membuat teknologinya. Dengan begitu kamu tidak perlu bingung untuk mewujudkan idemu.

Contoh lain jika kamu ingin mengikuti perlombaan dari luar negeri sedangkan kamu tidak mahir menulis dalam Bahasa Inggris, maka kamu dapat mengajak temanmu yang jago menulis dalam Bahasa Inggris untuk diajak kedalam tim kamu, sehingga dia dapat menerjemahkan tulisan dari Bahasa Indonesia kedalam Bahasa Inggris dengan benar.

Selain kepandaian dari teman-temanmu, kamu juga harus memperhitungkan loyalitas dan semangat juang mereka, supaya dalam mengerjakan lomba dapat bekerja dengan maksimal.

Mengantisipasi Deadline

Buat kamu yang sering mengerjakan segala sesuatu ketika sudah mendekati deadline, maka kamu perlu mengajak teman yang bukan seorang deadliners untuk ikut lomba. Teman tersebut bisa memotivasi dan mengajak kamu mengerjakan tulisan dari jauh-jauh hari. Percuma kan jika kamu sudah mempunyai ide yang brilian, sudah ditulis serapi mungkin, tapi kalau ngirimnya sudah melewati deadline, tidak diterima jadinya.

Jangan Asal Menulis

Kamu sudah punya ide yang menarik nih, tetapi jika kamu menuangkan ide tersebut kedalam tulisan secara asal-asalan, maka jangan harap tulisanmu dapat memenangkan lomba. Yang kamu pikirkan jangan hanya ‘semakin cepat mengirimkan tulisan ke panitia, semakin baik’.

Tetapi kamu juga harus memperhatikan kualitas tulisannya. Menulis memang susah bagi pemula, namun jika kamu tekun dan selalu belajar untuk membuat tulisan yang bagus, lama-kelamaan pasti tulisanmu bisa bagus juga. Jadi, jika kamu ingin memenangkan lomba, jangan asal menulis langsung dikirim ke panitia ya. Kamu harus bekerja secara maksimal supaya tulisanmu menarik untuk dibaca.

Sering-seringlah Sharing dengan Senior yang Lebih Jago

Sharing dengan senior yang sudah sering memenangkan perlombaan bisa juga menjadi pemicu semangat kita untuk memenangkan lomba. Jika kamu tidak kenal dengan senior tersebut, maka kamu tidak perlu ragu-ragu untuk mengajak kenalan dengannya.

Selanjutnya kamu mengajak ketemuan untuk sharing pengalamannya yang sering memenangkan lomba. Kamu tidak perlu takut mengganggu waktunya karena biasanya senior yang sering menjuarai lomba akan senang berbagi pengalaman dengan adik-adik tingkat yang masih pemula.

Jangan Lupa Berdoa

Langkah terakhir dalam mengikuti setiap perlombaan yaitu jangan lupa untuk berdoa. Mintakan pula doa restu dari orang tua supaya usaha kita dilancarkan oleh Tuhan.

Itulah 8+ [Cara] Juara Lomba Menulis Ide Inovatif. Semoga bisa memotivasi kamu untuk membuat tulisan yang lebih baik dan bisa memenangkan lomba. Buat kamu yang hendak maupun sedang mengikuti lomba menulis, semoga berhasil ya!.

Baca Juga Artikel Lainnya;
  1. 7+ [Cara Juara] dengan Rumus “BEGAL TAKSI”
  2. 12 [Cara] Juara Lomba Menulis Cerpen, No 5 Penting!
  3. [Cara] Juara Lomba Pecinta Alam dan Menulis Biografi
  4. 10+ [Cara] Menjadi Desainer dan Memenangkan Lomba


EmoticonEmoticon