Kamis, 11 Mei 2017

[Cara] Mendapatkan Beasiswa Bidikmisi [Awal-Akhir] Lengkap

Cara Mendapatkan Beasiswa Bidikmisi Awal Hingga Akhir



Kuliah, kerja atau nikah ya?  Kuliah aja yuk, Bareng Beasiswa Kuliah [Bidikmisi]

“Kuliah, kerja, kuliah, kerja, kuliah, kerja. . . . kuliah”, gumam Sari sembari mencabuti satu persatu mahkota mawar yang dipetiknya pagi tadi. “Kuliah? Gimana ya, sekarangkan biaya kuliah mahal banget kayaknya aku ngga mungkin deh kuliah. Yah, usaha ayah saja lagi ngga bagus, belum lagi tahun ini adek harus masuk SMP. Fix, aku mau kerja aja tapi. . . Ahhh . . . GALAU” bisik Sari dalam hati sembari mengacak rambut hitamya.

Pernah ada yang mengalami kondisi seperti yang dialami Sari? Yap, kondisi dimana kita sedang dilanda galau maksimal saat ditanya “Abis lulus SMA/SMK/MAN mau ngapain nih?” Nah, lho bingungkan jawabnya mau lanjut kuliah tapi ngga ada biaya, mau kerja tapi pingin kuliah dan bingung mau kerja apa, mau nikah ngga ada calonnya. Masa iya mau jadi pengangguran yang cuma santai-santai di rumah, aduh jangan dong kasian ortu yang sudah susah payah menyekolahkan kita sampai detik ini.

Bener ngga? But, please stay calm down beib! Buat kamu, iyah kamu yang pingin banget kuliah tapi ngerasa ngga mampu dari segi biaya tenang aja, tetep bulatkan tekatmu untuk kuliah di Universitas atau perguruan tinggi baik yang negeri maupun swasta yang sudah jadi incaranmu. Soalnya nih gaes, kamu bakalan nemuin banyak banget beasiswa yang bakalan meringankan biaya kuliah kita nantinya saat sudah diterima di perguruan tinggi pilihan kita.

Ada beasiswa Djarum, beasiswa PPA, beasiswa BI, beasiswa Bidikmisi, beasiswa BCA Finance, beasiswa Etos, dan masih banyak lagi beasiswa-beasiswa yang ditawarkan bagi calon mahasiswa maupun bagi mahasiswa yang telah menempuh kuliah di perguruan tinggi. Tinggal pinter-pinternya kita aja untuk mencari informasi tentang beasiswa-beasiswa tersebut.

Saya Penerima Beasiswa Bidikmisi di Unnes


Salah satu beasiswa yang ditawarkan langsung bagi calon mahasiswa yang tidak mampu secara ekonomi namun memiliki potensi akademik baik, adalah beasiswa bidikmisi. Saya adalah salah satu penerima beasiswa bidikmisi yang sekarang sedang menempuh pendidikan di Univeristas Negeri Semarang selama kurang lebih 8 semester.


Pengertian Beasiswa Bidikmisi


Beasiswa bidikmisi adalah beasiswa yang dikeluarkan langsung oleh pemerintah sejak tahun 2010, dengan tujuan untuk meningkatkan pemerataan akses jenjang perguruan tinggi bagi masyarakat Indonesia (Pedoman Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi Tahun 2017).

Bidikmisi ini memberikan bantuan berupa biaya penyelenggaraan yang dikelola oleh perguruan tinggi dan bantuan biaya hidup yang ditransfer langsung ke nomor rekening mahasiswa penerima, jadi tiap bulannya mahasiswa penerima bidikmisi ini akan menerima bantuan biaya hidup sebesar Rp.600.000,-/bulan, untuk saat ini di Unviersitas Negeri Semarang bantuan biaya hidup yang diterima mahasiswa adalah sebesar Rp.650.000,-/bulannya. Lantas apa saja syarat atau kriteria penerima beasiswa bidikmisi?

Syarat Beasiswa Bidikmisi 2017

Menurut Pedoman Bantuan Biaya Pendidikan Bidikmisi Tahun 2017 persyaratan calon penerima bidikmisi 2017 adalah:
  • Siswa SMA/SMK/MA atau bentuk lain yang sederajat yang akan lulus pada tahun 2017; 
  • Lulusan tahun 2016 yang bukan penerima Bidikmisi dan tidak bertentangan dengan ketentuan penerimaan mahasiswa baru di masing-masing perguruan tinggi; 
  • Usia paling tinggi pada saat mendaftar adalah 21 tahun; 
  • Tidak mampu secara ekonomi dengan kriteria:
    a. Siswa penerima Beasiswa Siswa Miskin (BSM) atau Pemegang Kartu Indonesia Pintar (KIP) atau sejenisnya; atau

    b. Pendapatan kotor gabungan orang Tua/Wali (suami istri) maksimal sebesar Rp3.000.000,00 per bulan dan atau pendapatan kotor gabungan orangtua/wali dibagi jumlah anggota keluarga maksimal Rp750.000,00 setiap bulannya.
     
  • Pendidikan orang Tua/Wali setinggi-tingginya S1 (Strata 1) atau Diploma 4; 
  • Memiliki potensi akademik baik berdasarkan rekomendasi objektif dan akurat dari Kepala Sekolah; 
  • Pendaftar difasilitasi untuk memilih salah satu diantara PTN atau PTS dengan ketentuan:
    a. PTN dengan pilihan seleksi masuk:

    1)    Seleksi Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN);

    2)    Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMTPN);

    3)    Seleksi mandiri PTN.

    b.    Politeknik, UT, dan Institut Seni dan Budaya

    c.    PTS sesuai dengan pilihan seleksi masuk.
Pokoknya buat kalian yang tertarik dengan beasiswa bidikmisi ini wajib hukumnya buat sering-sering main ke ruang BK, cari informasinya dan kepoin guru BK-nya terkait beasiswa bidikmisi ini.

Pastikan kalian mendapatkan rekomendasi dari pihak sekolah untuk mendaftar beasiswa bidikmisi. Selain itu jangan lupa pantengin laman resminya bidikmisi yaitu bidikmisi.belmawa.ristekdikti.go.id, laman ini nantinya bakalan jadi teman kita dalam proses mendapatkan beasiswa bidikmisi seperti proses pengisian form dan beberapa blanko persyaratan yang harus diisi dan diupload, kemudian berbagai informasi yang mungkin bakalan kalian butuhkan juga ada disana, termasuk kalau kalian ada pertanyaan seputar bidikmisi juga bisa kalian sampaikan lewat laman ini.

Pengalaman saya saat memenuhi beberapa persyaratan itu memang sedikit rempong soalnya memang saya dulu benar-benar tidak tahu apa saja yang harus saya siapkan, so saya bakalan berbagi tips nih buat teman-teman semuanya supaya diterima bidikmisi dan mulai menyiapkan beberapa berkas yang menjadi persyaratan.

Baca: Cerita dan Pengalaman Mendapatkan Beasiswa Bidikmisi

Tips Menyiapkan Beasiswa Bidikmisi


Pertama kalian harus pilih dulu kalian mau kuliah di perguruan tinggi yang mana, siapkan pilihan paling tidak tiga perguruan tinggi yang menurut kalian bagus dan menerima kuota untuk mahasiswa bidikmisi, pasalya kuota penerimaan mahasiswa bidikmisi ini berbeda-beda tiap perguruan tinggi bergantung dari kebijakan perguruan tinggi yang bersangkutan. Kalau saya dulu memilih Universitas Negeri Semarang salah satunya adalah karena perguruan tinggi ini menerima kuota bidikmisi paling banyak di Indonesia, jadi peluang saya untuk diterima di perguruan tinggi ini juga makin besar.

Kedua, siapkan berkasnya mulai dari sekarang seperti kartu peserta dan formulir pendaftaran yang dicetak di laman  Bidikmisi, Surat Keterangan Lulus, fotokopi rapor dari semester 1-6 jangan lupa dilegalisir, fotokopi ijasah yang telah dilegalisir, fotokopi nilai akhir nasional yang sudah dilegalisir (aslinya jangan sampai hilang), slip gaji orang tua atau surat keterangan tidak mampu yang dikeluarkan oleh desa/kelurahan, Kartu keluarga, rekening listrik dan bukti pembayaran PBB minimal bulan terakhir (jika ada siapkan untuk bukti 3 bulan pembayaran terakhir), foto rumah tampak depan, samping kanan-kiri dan belakang, foto keluarga (bukan hasil foto studio yah, foto dengan kamera seadanya saja), siapkan piagam atau sertifikat kejuaran/prestasi lainnya (jika ada).

Ketiga, pastikan saat mengisi form dan borang di laman bidikmisi sudah lengkap dan benar terus jangan lupa untuk disimpan tiap kali mengisi atau melakukan perubahan informaasi, jika ada yang mengganjal dan membingungkan jangan segan untuk bertanya boleh kepada guru BK, kakak tingkat, teman, atau siapa saja yang memiliki informasi tersebut.

Keempat, jangan bosen untuk terus up date informasinya dan cek laman bidikmisi terutama jadwal-jadwal yang berkaitan dengan pendaftaran beasiswa bidikmisi. Terakhir jangan lupa untuk terus berdo’a dan terus semangat, ingat ada banyak sekali cara untuk mencapai tujuan kita jangan mudah putus asa, ya. Satu lagi, apapun keadaannya tetep jujur yah, gaes supaya semuanya menjadi berkah dan bikin tentrem pastinya.

Referensi Tulisan
Direktorat Jenderal Pembelajaran dan Kemahasiswaan. (2017). Pedoman Bantuan Biaya   Pendidikan Bidikmisi Tahun 2017. Jakarta: Kementrian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi. Tulisan ini dibuat oleh Eva Oktafikasari evaoktafikasari.blogspot.com.

Artikel Lainnya;



EmoticonEmoticon