Kamis, 11 Mei 2017

9 Cara Menulis Karya Tulis Ilmiah Hingga Menjadi Juara [Lengkap]

9 Cara Menulis Karya Tulis Ilmiah Hingga Menjadi Juara

Oleh: Albertus Eka Putra Haryanto 

Karya Tulis Ilmiah merupakan salah satu karya dari suatu individu ataupun kelompok dalam hal menuangkan suatu gagasan dan ide secara tertulis terhadap pemecahan masalah dari kehidupan sehari-hari. Karya Tulis Ilmiah juga merupakan salah satu karya yang sering dilakukan perlombaan pada berbagai instansi atau lembaga pendidikan, seperti universitas dan lain-lain.


Selama ini, banyak yang mengatakan bahwa menulis dan memenangkan lomba karya tulis ilmiah sangat sulit, akan tetapi pada dunia ini tidak ada sesuatu yang sulit jika memang kita mengerjakan hal tersebut dengan niat dan sungguh-sungguh juga komitmen yang tinggi. Apa saja sih yang dapat kita lakukan untuk menulis dan juga mampu memenangkan kompetisi lomba-lomba karya tulis ilmiah?

Langkah Menulis Karya Tulis Ilmiah Hingga Menjadi Juara


Gali Ide Melalui Lingkungan Sekitar
 
Pastinya, banyak lomba-lomba karya ilmiah yang diadakan oleh pihak universitas merupakan suatu gagasan untuk memecahkan masalah-masalah yang timbul dari lingkungan sekitar. Dalam hal ini, kita harus peka terhadap lingkungan sekitar, terhadap fenomena-fenomena yang terjadi pada lingkungan sekitar. Jika kita memang telah peka  terhadap lingkungan sekitar, maka lanjutkan kiat anda pada tahap kedua berikut
 
Susun Hipotesis Awal dan Cari Referensi Mengenai Ide yang Telah Ditemukan
 
Setelah ide ditemukan, tidak akan mungkin dapat kita tuliskan langsung menjadi suatu karya ilmiah yang bisa kita ikutkan dalam suatu perlombaan (kompetisi). Kita harus menyusun hipotesis atau dugaan awal kita mengenai kejadian-kejadian apa saja yang akan terjadi dengan ide kita jika ide kita dapat berhasil memecahkan masalah-masalah dari lingkungan sekitar.

Selain menyusun hipotesis, kita juga perlu mencari referensi mengenai ide yang telah ditemukan. Suatu karya ilmiah memiliki sistematika atau struktur bahasa yang baku dan selalu mengacu pada  teori-teori yang telah ada. Maka dari itu, hendaknya kita  mencari referensi sebanyak-banyaknya mengenai ide yang telah ditemukan. Semakin banyak referensi yang ditemukan, maka kecenderungan karya ilmiah yang dihasilkan akan semakin baik.
 
Banyak Diskusi dengan Orang Berpengalaman, Berkompeten pada Bidang Ide Anda, Khususnya Dosen atau Guru Pembimbing
 
Mungkin langkah ketiga ini sering disepelekan oleh seseorang ketika mengikuti kompetisi karya ilmiah, akan tetapi langkah ketiga ini akan membawa dampak positif pada hasil karya tulis anda yang dihasilkan. Setelah kita mencari-cari referensi terkait ide yang kita dapatkan, hendaknya kita mendiskusikan hal tersebut pada orang berpengalaman dan juga berkompeten pada bidang ide yang kita buat. Hal ini dikarenakan supaya karya ilmiah yang dihasilkan dapat menghasilkan hasil yang lebih terarah, dalam hal ini hasil yang didapatkan agar sama dengan tujuan penelitian yang biasanya dijelaskan pada bagian bab I mengenai pendahuluan. Baca Juga: Jadwal Lomba Karya Tulis Ilmiah Untuk Pelajar SMA/SMK/MA

Membentuk Kelompok Kerja Karya Ilmiah yang Sesuai dengan Pilihan Anda
 
Pemilihan anggota kelompok juga tak kalah penting dalam menunjang keberhasilan karya ilmiah yang dibuat. Diperlukan kekompakan dan kerjasama yang baik antara masing-masing anggota kelompok. Selain itu, juga diperlukan koordinasi yang baik. Hal ini diharapkan supaya dalam proses pengerjaan karya ilmiah dapat dihasilkan secara optimum. Kompetisi karya tulis ilmiah biasanya dilakukan berkelompok antara 2-3 orang dalam satu tim dan dalam satu tim biasanya tidak dijelaskan mengenai syarat spesifik (bebas) asalkan dalam satu institusi yang sama.

Maka dari itu, pilihlah kelompok kerja yang mampu diajak bekerja sama dan memiliki hubungan yang baik dan juga saling memotivasi dikala salah satu partner atau teman mengalami low motivation.

Menyusun Karya Ilmiah dan Menyelesaikan Hal Tersebut Sesuai Dengan Deadline Pengumpulan Karya Ilmiah dari Pihak Panitia Lomba
 
Point ke 5 merupakan salah satu elemen yang tak kalah pentingnya untuk dilakukan pada kelompok yang akan melakukan kompetisi karya ilmiah. Penyusunan karya ilmiah haruslah memperhatikan mengenai timeline dan juga deadline kompetisi yang telah dirancang oleh panitia. Jika hal tersebut dilanggar oleh kita, maka hal tersebut akan menggugurkan peran kita dalam menyusun karya ilmiah. Gunakan pembagian waktu yang baik dalam penyusunan karya ilmiah, sehingga hasil yang dihasilkan tepat waktu dan juga optimum dalam hasilnya. Selain itu, juga perlu diperhatikan mengenai segala bentuk aturan yang telah disusun dan disosialisasikan oleh pihak panitia ke peserta kompetisi karya ilmiah.

Jangan Gugup, ataupun Panik Ketika dari Pihak Penyelenggara Menyatakan Anda Lolos Dalam  Kompetisi Karya Ilmiah
 
Kompetisi Karya Ilmiah tidak hanya berhenti dengan mengumpulkan berkas secara tertulis dalam karya tulis ilmiah. Akan tetapi, biasanya kelompok yang dinyatakan lolos akan dipersilahkan oleh pihak penyelenggara untuk para pemenang kompetisi mempresentasikan hasil yang dituliskan pada Karya Tulis Ilmiah. Dalam hal ini, diperlukan rasa percaya diri yang tinggi dalam menghadapi hal tersebut. Jangan merasa panik, jangan merasa bahwa anda tidak mampu. Tetapi yakinlah bahwa hasil yang kalian buat mampu bermanfaat bagi permasalahan yang sedang diangkat pada kompetisi.
 
Jangan Hiraukan Seseorang yang Mengatakan Bahwa Penelitian Anda Merupakan Penelitian Anda Gagal.
 
Hal ini sangat manusiawi sekali dilakukan. Hal ini juga tak lepas dari sifat manusia secara umum yang selalu melihat keburukan dan mencari-cari masalah dalam kehidupan ini. Akan tetapi, hal tersebut perlu dihilangkan ketika anda sedang menjalani kompetisi karya ilmiah. Hilangkan segala omongan-omongan yang mampu men”down”kan mental.

Yakinlah bahwa penelitian anda mampu berhasil. Ingatlah bahwa ini merupakan penelitian yang dapat disempurnakan. Coba baca sejarah penelitian dari lampu yang ditemukan oleh Thomas Alfa Edison, kemudian penelitian lain yang pada awalnya mengalami kegagalan, akan tetapi dari kegagalan tersebut muncul inovasi yang dapat kita rasakan saat ini.

Kedelapan Minta Doa Restu Pada Ayah Ibu (Orang Tua)
 
Meminta doa restu merupakan salah satu langkah yang mampu dilakukan sebelum melakukan kompetisi karya tulis ilmiah. Hal ini dikarenakan tanpa doa restu orang tua maka tidak akan mungkin kita mampu menjalani kehidupan ini dengan baik dan tanpa halangan. Hal ini dikarenakan juga bahwa orang tua merupakan perwakilan Tuhan yang kita punya di dunia nyata ini. 

Selalu Berdoa Kepada Tuhan yang Maha Kuasa dan Menyerahkan Seluruh Hasil yang Telah Kalian Lakukan
 
Point kesembilan merupakan salah satu point yang tidak akan mungkin lupa dilakukan oleh seluruh kelompok Karya Tulis Ilmiah. Para kelompok hendaknya selalu berdoa dan mendekatkan diri kepada Tuhan yang Maha Kuasa.

Hal ini dikarenakan dari hakikat hidup bahwa diibaratkan bahwa hidup ini merupakan hanya panggung sandiwara yang mana Tuhan Maha Kuasa merupakan suatu sutradara dari panggung sandiwara dan juga kita merupakan aktor-aktornya. Meskipun kita telah melakukan hasil yang optimum, tetapi point ini tidak dapat dilakukan maka kecenderungan untuk memenangkan lomba karya tulis ilmiah akan semakin kecil.

Ketika memang kesembilan point tersebut dilakukan, maka kecenderungan untuk mampu lolos melakukan kompetisi karya tulis ilmiah akan semakin besar. Sekian langkah-langkah yang dapat dilakukan dalam mengikuti kompetisi karya tulis ilmiah. Harapannya banyak muda-mudi Indonesia yang mampu melakukan suatu gagasan tertulis yang tertuang dalam Karya Tulis Ilmiah dalam rangka mengurangi masalah yang terjadi di Negara Kita, Indonesia.

Demikianlah ulasan mengenai tips, trik, langkah, atau cara menulis karya tulis ilmiah untuk lomba. Semoga dapat bermanfaat;

Baca Juga:
  1. 5 Cara Juara Lomba Apapaun [Lengkap]
  2. 9 [Cara] Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi
  3. 8 [Cara] Juara Olimpiade Akademik, No 3 Penting!
  4. 23+ Cara Menjadi Juara Kelas [Lengkap dan Mudah]


EmoticonEmoticon