Sabtu, 20 Mei 2017

FOKUS dan AKSI, Mengantarkanku Menjadi Juara I

FOKUS dan AKSI, Mengantarkanku Menjadi Juara I

Oleh: Sholihin H. Z.


Kiat Menjadi Juara- Tahun 2013 dan 2015 menjadi tahun yang membanggakanku. Tahun-tahun ini apa yang menjadi kebiasaanku membuahkan hasil. Kebiasaan itu adalah menulis, menulis untuk kategori tulisan ilmiah populer yang dimuat diberbagai media di daerahku. Umum, bagi setiap penulis kebanggaan dan kepuasannya adalah jika tulisan dimuat dimedia cetak ataupun media on line. 




Hal yang membuatku bangga adalah saat aku ditetapkan sebagai juara I Kategori Kepala MTs Berprestasi Tingkat Provinsi Kantor Wilayah Kementerian Agama Prov. Kalimantan Barat, dan kemudian kuikuti lagi tahun 2015, kembali lagi menjadi juara I.

Bagiku, bukan sekedar tanda kenangannya yang berarti, bukan sekedar piagam penghargaannya yang bermakna tapi menunjukkan bahwa apa yang menjadi kesenanganku ternyata mrupakan point terbesar dan penilaian yang tinggi bagi dewan juri lomba.

Berawal dari informasi akan adanya info lomba guru dan kepala madrasah berprestasi di daerahku, setelah membaca syarat dan ketentuannya, maka kuyakinkan diriku bahwa aku bisa mengikutinya dan optimis menjadi juara.

Ketentuan lomba yang membuatku yakin menang disebutkan diantara ketentuan lomba adalah melampirkan point pengembangan diri yang dibuktikan dengan publikasi ilmiah. Publikasi ilmiah bisa berupa hasil penelitian, makalah tinjauan ilmiah, tulisan ilmiah populer hingga modul/diktat.

Baca Juga: 9 Cara Menulis Karya Tulis Ilmiah Hingga Menjadi Juara [Lengkap]

Sedikitnya sudah 60 tulisan ilmiah populer yang kubuat dan sebagian besar dimuat media daerah diantaranya koran Pontianak Post, Harian Borneo Tribune dan Majalah Harmoni Kanwil Kementerian Agama Prov. Kalimantan Barat.

Pembaca tentu bertanya, apa kiat-kiat yang harus disiapkan untuk menjadi juara, setidaknya kita memiliki mental juara?

 

Kiat-Kiat Memiliki Mental Juara


Fokus

Fokus atau konsentrasi adalah kata kunci pertama untuk sebuah keberhasilan. Istilah ini jika diartikan lain bermakna serius. Pekerjaan yang dilakukan dengan serius akan berbeda hasilnya dengan pekerjaan yang main-main atau seadanya. Sebuah kata ungkapan mengatakan bahwa hasil tak akan pernah mengkhianati proses. Fokus terhadap apa yang sedang dikerjakan menjadi titik awal keberhasilan seseorang.

Aksi/Action

Pikiran yang fokus, setiap saat menjadi bahan diskusi, selalu menjadi pusat gagasan adalah kunci pertama untuk menuju keberhasilan. Tapi apakah sebatas fokus saja? Tentu tidak, karenanya diperlukan aksi atau tindakan nyata. Seorang yang hanya mengatakan saya akan ikut lomba, saya akan ikut kompetisi dan perkataan motivasi sejenisnya hingga beratus kali tanpa ada aksi untuk mewujudkannya maka ketahuilah satu saat ia akan dikalahkan oleh seorang yang langsung melakukan.

Harus Memiliki Nilai Lebih

Nilai lebih yang dimaksud penulis adalah setelah membaca dan memahami syarat dan ketentuan lomba maka dari syarat dan ketentuan itu harus ada yang menjadi unggulan seseorang yang tidak dmiliki oleh yang lain. Keunggulan inilah yang menjadi nilai plus bagi tim penilai, tentu disesuaikan dengan potensi dan kompetensi yang ada.

Tiga kiat memiliki mental juara ini, dari pengalaman penulis yang menurut hemat penulis mengantarkan penulis mendapatkan prestasi seperti disebutkan di atas. Bagaimana jika kalah atau gagal? adanya kompetisi bukan sekedar menstimulus kita untuk menjadi juara atau pemenang tapi adanya kompetisi juga harus dilihat sebagai media untuk membentuk mental kita sebagai mental juara. Semoga mengispirasi.

Baca Juga:
  1. Pengalaman, dan [2] Cara Juara Lomba Karya Tulis yang Paling Utama
  2. 8 Cara Juara Lomba Akademik dan Non Akademik [Lengkap]
  3. [Fakta atau Mitos] Tuan Rumah Penyelenggara Lomba Selalu Menjadi Juara


EmoticonEmoticon