Selasa, 09 Mei 2017

Jadikan Menulis Sebagai Bagian Dari Gaya Hidup [Motivasi]

Jadikan Menulis Sebagai Bagian Dari Gaya Hidup

Oleh: Yuyus Citra Purwida

Menulis merupakan hal yang menyenangkan, melatih kepekaan terhadap sekitar yang dituangkan dalam tulisan yang berguna sebagai bahan informasi bagi semua orang, sebenarnya  motivasi saya untuk belajar menulis adalah mengurangi kepikunan dini karena dengan menulis mau tidak mau kita harus suka dengan membaca apa saja yang bisa digunakan sebagai bahan tulisan. Awal niat menulis bagi saya adalah menuangkan ide masalah ada disekitar masalah nantinya menang atau tidak itu bukan urusan saya lagi yang terpenting berusaha untuk belajar menulis lebih baik lagi dan lebih baik lagi,sampai sekarng kalau tidak menulis satu hari rasanya ada yang kurang dalam kehidupan saya baik itu menulis artikel, esai ,karya ilmiah,opini atau feature.

 

Belajar Menulis Secara Ototididak


Belajar menulis saya secara otodidak tanpa kuliah di jurusan bahasa atau apapun karena merupaka suatu hobbi jadi saya menjalani dengan senang,untuk mengasah apakah layak tulisan saya di baca oleh khalayak ramai adalah selalu ikut event dimana sekiranya saya masuk ikut baik itu memakai status intansi  pekerjaan saya atau masyarakat umum. Prinsip dalan diri saya menang dan kalah buat saya itu bukan masalah ,hadiah sebagai imbalanpun beragam ada yang enam digit,delapan digit atau hanya e-sertifikat karena sebagai peserta,ada perasaan puas ketika bisa menulis,mengelurkan ide yang ada dikepala

 

Pengalaman Juara Lomba Esai dari PAN (Partai Amanat Nasional)


Ada salah satu cerita pengalaman saya waktu menang lombai esai yang diselenggarakan oleh salah satu partai yaitu PAN (Partai Amanat Nasional) untuk menyambut hari jadi partai, bingung bercampur seneng karena saya diundang ke Jakarta dengan PP naik pesawat yang seumur baru satu kali itu naik pesawat, bagaiman caranya, nanti harus gimana berkecamuk dalam pikaran.

Dengan bismillah saya berangkat ke bandara jogyakarta dari pacitan naik travel, jam 4.30 sampai bandara adi sucipto sambil nunggu sholat subuh saya ngobrol dengan berbagai orang sambil nanya bagaimana caranya prosedur keberangkatan.

Dari panitia PAN saya dapat sms suruh berangkat bareng sama teman yang juga team esai pengumuman juara belum dikasih tahu sama panitia siapa aja cuma kita diundang kejarkarta buat menerima hadiah sesudah bertemu teman sebanyak dua orang sambil nunggu pesawat yang berangkat jam 10.00 wib, kita ngobrol ringan kesana kemari.Setalah sampai dijakarta ditempat kantor PAN kita diajak ke hotel the One karena saya cewek sendiri makanya sekamar sendiri yang bikin sayantertawa sendiri sampai sekarang yaitu tidak bisa membuka pintu hotel karena memakai kartu namanya juga orang desa,saya beranikan diri bertanya ke tamu sebelah kamar yang baru saja keluar beli makan.

Akhirnya alhamdullilah bisa masuk hotel dan bisa beristirahat tetapi ada satu masalah lagi saya tidak bisa menghidupkan lampu sama TVnya sedangkan  itu sudah jam 17.30 wib,saya bingung pencet yang mana tombolnya saya sms teman seperjalan juga tidak tahu ,akhirnya saya bertananya ke tukang clening servis yang kebetulan lewat depan kamar.

Malam puncaknya saya  bersama teman diajak ke kantor PAN di ke Bayoran disana banyak cewek cantik abang none Jakarta,bisanya kulit mulus begitu,terus datang ketua MPR RI  Marzuki Ali yang menyaksikan malam penganugerahhan hadiah sebelum pembacaan hadiah ada lomba debat yang belum ditentukan juara satu dan juara duanya,sebenarnya antara percaya dan tidak saya bisa sampai ditempat itu,setelah selasai lomba debat dibacakan pemenang lomba esai dan syukurlah alhamdullilah saya mendapatkan juara satu kategori esai.

Demikian salah satu cerita pengalaman saya yang mendapatkan juara esai, pertama kali naik pesawat gratis lagi,menginap dihotel bintang lima yang tidak tahu cara membuka pintu dan menghidupakan lampu kamar sangat mengesankan bercampur aduk.

Baca Juga Artikel Cara Juara Lainnya;
  1. 23+ Cara Menjadi Juara Kelas [Lengkap dan Mudah]
  2. 9 [Cara] Juara 1 Lomba Cipta dan Baca Puisi
  3. [Fakta atau Mitos] Tuan Rumah Penyelenggara Lomba Selalu Menjadi Juara


EmoticonEmoticon