Sabtu, 10 Juni 2017

5 Cara Menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres), Yuk Siapkah Dirimu!


5 Cara Menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres)


Mahasiswa Berprestasi (MAWAPRES) adalah suatu ajang bergengsi bagi mahasiswa program sarjana maupun diploma yang dilaksanakan oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi (DIKTI) setiap tahunnya.
Seleksi ini bertujuan untuk mencari mahasiswa terbaik dan bisa menjadi agent of change bagi masyarakat kelak. Tentunya suatu kebanggaan tersendiri bagi seorang mahasiswa bisa menyandang predikat sebagai mahasiswa berprestasi, termasuk saya yang berhasil meraih peringkat pertama mahasiswa berprestasi tingkat Fakultas Peternakan Universitas Padjadjaran di tahun 2017 dan mewakili fakultas untuk mengikuti seleksi tingkat universitas.
Baca: 3 [Cara] Menjadi Juara Ketika Berkuliah, Silahkan Dicoba!
Menjadi mahasiswa berprestasi tentunya butuh usaha dan proses yang besar pula karena harus bisa memenuhi kriteria yang ditetapkan oleh DIKTI untuk bisa mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi, dan tentunya berhasil menyandang predikat sebagai  mahasiswa berprestasi tersebut.

Bagi teman-teman yang berkeinginan untuk bisa menjadi seorang mahasiswa berprestasi berikut ini akan saya paparkan kriteria apa saja yang harus dipenuhi serta cara untuk mendapatkan point yang bagus dari setiap kriteria agar bisa menjadi mahasiswa berprestasi.

Cara Menjadi Mahasiswa Berprestasi (Mawapres)



Pertahakan dan tingkatkan Indeks Kumulatif Prestasi (IPK)

Kriteria pertama yang harus dipenuhi adalah indeks prestasi kumulatif (IPK), nilai IPK menjadi syarat pertama untuk bisa mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi. Sebenarnya tidak ada patokan harus IPK berapa untuk bisa mengikuti seleksi, namun disini saya sarankan sebaiknya teman-teman memiliki IPK 3,00 atau bahkan diatas 3,5 lebih baik lebih bagus.

Ketika saya mendaftar untuk mengikuti seleksi IPK saya waktu itu mencapai 3.62, untuk bisa mendapatkan IPK yang tinggi dan baik teman-teman semua tentunya harus giat belajar, mengulang materi yang diberikan dosen, menyimak dengan baik setiap pemaparan yang diberikan dosen dengan baik dan tentunya berdoa kepada tuhan. Bobot IPK dalam penilaian seleksi mahasiswa berprestasi ini yaitu mencapai 20 %.

Menabung Prestasi dan Aktif Organisasi

Kriteria kedua untuk bisa mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi yaitu teman-teman semua diharuskan untuk melampirkan maksimal 10 prestasi terbaik yang teman-teman sudah dapat selama kuliah.
10 prestasi terbaik tersebut bisa berupa juara lomba tingkat provinsi sampai tingkat internasional, publikasi tulisan, menjadi ketua organisasi atau kemampuan lainya yang diunggulkan.

Setiap prestasi yang dilampirkan tentunya akan menghasilkan point yang berbeda seperti apabila teman-teman mendapatkan juara satu tentunya akan mendapatkan point yang lebih tinggi dibandingkan dengan point juara dua dan juara tiga dan juga apabila teman-teman berhasil juara lomba tingkat internasional tentunya akan menghasilkan point yang lebih tinggi dibanding dengan juara di tingkat nasional.

Hal ini berlaku juga ketika teman-teman menjabat sebagai ketua organisasi, apabila teman-teman menjadi ketua organsisai atau pengurus inti di sebuah organisasi tingkat universitas tentunya akan diberikan point yang lebih tinggi dibanding organisasi di tingkat fakultas. Untuk memenuhi krtiteria ini tentunya teman-teman semua haruslah aktif mengikuti organisasi dan mengikuti berbagai macam lomba.

Strategi saya dulu untuk bisa memenuhi kriteria ini yaitu saya mulai aktif mengikuti kegiatan lomba dan berorganisasi ketika memasuki tahun kedua dan ketiga kuliah, sedangkan di tahun pertama kuliah saya lebih terfokus untuk bisa memantapkan IPK.

Teman-teman semua bisa mencontoh strategi yang sudah saya terapkan untuk bisa memenuhi dua kriteria yang sudah saya paparkan diatas yaitu dengan membuat tujuan dan capaian yang ingin diraih setiap tahunnya, sehingga teman-teman sudah jelas ingin melakukan apa ketika memasuki tahun ajaran baru. Bobot prestasi ini dalam penilaian seleksi mahasiswa berprestasi ini yaitu mencapai 25%.
 
Berlatih dan Kuasai Bahasa Inggris

Kriteria ke tiga yang harus dipenuhi untuk mengikuti seleksi mahasiswa berprestasi adalah kemampuan bahasa inggris. Kriteria ini akan menguji  kemampuan teman-teman semua dalam menggunakan bahasa inggris.

Penilaian untuk kriteria ini yaitu teman-teman semua diharuskan untuk membuat summary atau rangkuman dari karya tulis ilmiah yang sudah dibuat oleh teman-teman, hal ini bertujuan untuk menilai kemampuan teman-teman menulis menggunakan bahasa inggris yang benar dan sesuai dengan grammar.

Selain itu teman-teman diharuskan untuk melakukan presentasi karya tulis ilmiah yang sudah teman-teman buat dengan menggunakan bahasa inggris untuk menilai kemampuan teman-teman semua dalam berkomunikasi lisan menggunakan bahasa inggris.

Strategi teman-teman untuk bisa mendapatkan point yang baik pada kriteria ini yaitu dengan rajin berlatih public speaking dengan menggunakan bahasa inggris serta latihan percakapan dengan menggunakan bahasa inggris, tujuannya agar teman-teman semua bisa terbiasa berkomunikasi menggunakan bahasa inggris.

Dalam pembuatan summary karya tulis ilmiah teman-teman bisa meminta teman dari kalian yang jago untuk mengkoreksi grammar dari summary yang kalian buat atau juga teman-teman semua bisa menggunakan aplikasi software pendeteksi grammar eror  salah satu contohnya yaitu grammarly. Bobot penilaian bahasa inggris dalam seleksi mahasiwa berprestasi yaitu mencapai 25%.

Buatlah Karya Tulis Ilmiah Dengan Ide Yang Menarik Serta Kuasai Materi Karya Tulis Yang Sudah Dibuat Kriteria keempat yang harus dipenuhi yaitu membuat karya tulis ilmiah yang menjelaskan ide atau hasil penelitian teman-teman dalam mengatasi masalah yang ada Indonesia.

Setiap tahunnya DIKTI selalu mengeluarkan tema karya tulis yang tidak jauh berbeda dengan tahun-tahun sebelummnya, pada tahun ini  DIKTI mengeluarkan tema karya tulis yaitu “Peningkatan Produktivitas Ilmu Pengetahuan, Teknologi dan Inovasi untuk Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berkarakter Unggul” dan teman-teman bisa memilih subtema apa yang akan diangkat dalam karya tulis yang teman-teman ingin buat, untuk informasi lengkap mengenai subtema apa saja, teman-teman semua bisa mendownload dan melihat pedoman pilmpares di internet.

Agar karya tulis ilmiah yang dibuat teman-teman bagus dan menarik perhatian juri tentunya teman-teman semua harus bisa mengaitkan ide yang kalian tawarkan dengan tema dan subtema serta ide tersebut bersifat inovatif dan solutif. Cara mendapatkan ide menarik untuk karya tulis ilmiah teman-teman semua diharuskan untuk rajin membaca berbagai literatur seperti jurnal, buku teks atau yang lainya serta lebih memperhatikan mengenai isu-isu yang sedang hangat diberitakan akhir-akhir ini.

Selain itu teman-teman juga diharuskan untuk menulis karya tulis ilmiah menggunaka kaidah Ejaan Yang Disempunakan (EYD) agar karya tulis ilmiah yang teman-teman buat terkesan baku dan ilmiah. Ketika akan presentasi tentunya teman-teman semua harus paham dan mampu memprediksi pertanyaan yang akan diutarakan oleh dewan juri sehingga teman-teman tidak kesulitan dalam menjawab dan memberi jawaban yang bisa memuaskan bagi dewan juri. Sehingga dewan juri akan menilai kalau teman-teman sudah paham dengan karya tulis ilmiah yang dibuat. Bobot karya tulis ilmiah dalam seleksi mahsiswa berprestasi yaitu mencapai 30 % dan merupakan point yang terbesar.

Perbanyak Koneksi Dan Berdoa

Setelah saya paparkan kriteria serta cara untuk mendapatkan point yang baik dalam setiap kriteria penilaian seleksi mahasiswa berprestasi, di sini saya sarankan teman-teman semua untuk mulai mencari koneksi dengan orang yang sudah pernah mengikuti seleksi mahasiswa beprestasi atau bahkan menjadi mahasiswa berprestasi salah satunya mungkin bisa senior teman-teman atau yang lainya.
 
Hal ini bertujuan agar teman-teman bisa mendapatkan informasi dan gambaran mengenai bagaimana mekanisme seleksinya, dan berapa lama persiapan yang dilakukan sehingga teman-teman sudah siap untuk mengikuti seleksinya. Kemudian teman-teman juga jangan lupa untuk berdoa kepada tuhan agar dimudahkan dan dilancarkan dalam mengikuti seleksi serta diberikan hasil yang terbaik.

Semoga dengan adanya artikel ini dapat membantu teman-teman semua yang ingin menjadi seorang mawapres. Tulisan ini dibuat oleh Norman Billi dengan judul asli artikel "Siapkah Dirimu Menjadi Seorang Mahasiswa Berprestasi".

Baca Juga:
  1. 7+ [Cara Juara] dengan Rumus “BEGAL TAKSI”
  2. Juara Olimpiade Fisika Sampai Menjadi Teater “Pernah Aku Alami” [Inspirasi]
  3. 23+ Cara Menjadi Juara Kelas [Lengkap dan Mudah]
  4. 9 Cara Menulis Karya Tulis Ilmiah Hingga Menjadi Juara [Lengkap]

2 komentar

Trimaksih artikel nya sangat bagus

Artikel Cara Menjadi Mahasiswa Berprestasi ini memang bagus kak, penulisanya saja Mawapres. Semoga kakak juga bisa menjadi Mawapres ya kak, amin :)


EmoticonEmoticon