Selasa, 11 Juli 2017

Kompetisi Debat dan Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi Nasional 2017 di Universitas Hasanuddin

Informasi mengenai event atau kompetisi yang akan dibagikan ini adalah Kompetisi Debat dan Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi Tingkat Nasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Lembaga Debat Hukum Dan Konstitusi Universitas Hasanuddin.
Baca: 8+ [Cara] Juara Lomba Menulis Ide Inovatif {LKTI, Call For Paper, dan Artikel}

Kompetisi Debat dan Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi Nasional


Perlombaan ini diselenggarakan dalam serangkaian "Gebyar Konstitusi IV'' dengan mengangkat sebuah tema besar dalam lomba sebagai berikut;
Patuh Pada Nomokrasi, Setia Pada Demokrasi, Bersatu Di Bawah Konstitusi

Sasaran Kegiatan Kompetisi Debat dan Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi Nasional 2017 di Universitas Hasanuddin

Sasaran kegiatan ini adalah mahasiswa dan pengajar di berbagai Perguruan Tinggi di Indonesia, lembaga-lembaga Negara serta masyarakat umum.
  • Tim Debat Konstitusi berasal dari 16 Perguruan Tinggi. 1 (satu) tim berjumlah 4 (empat) orang yang teridiri dari mahasiswa dan/atau dosen pendamping.
  • Tim Peradilan Semu Konstitusi berasal dari 3 (Tiga) finalis yang lolos tahap eliminasi. 1 (satu) tim terdiri dari 17 orang dan 1 orang pendamping;
  • Mahasiswa, unsur lembaga negara dan masyarakat umum yaitu peserta seminar nasional sebagai pembuka kegiatan. 

Syarat dan Ketentuan Kompetisi Debat dan Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi Nasional 2017 di Universitas Hasanuddin

  • Setiap Perguruan Tinggi hanya dapat mengirimkan 1 tim yang terdiri dari 3 orang;
  • Setiap tim wajib didampingi oleh 1 orang pendamping
  • Peserta adalah mahasiswa S1 aktif dari fakultas hukum diberbagai Perguruan Tinggi yang mendaftar kepada panitia;
  • Kuota atau jumlah maksimal peserta yang dapat mengikuti Kompetisi Debat Konstitusi adalah sebanyak 16 tim.

KOMPETISI DEBAT KONSTITUSI NASIONAL


Kompetisi Debat Konstitusi meupakan kompetisi debat antar perwakilan Perguruan Tinggi yang akan memperdebatkan Pro dan Kontra terhadap topik-topik yang ditentukan oleh panitia. Peserta memperebutkan Piala Prof. Laica Marzuki. Penilian didasarkan pada isi substansi argumen, dan mempertahankan argument dengan baik. Penilaian diserahkan kepada juri yang indpenden yang terdiri dari dari dosen- dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin yang ahli dibidangnya. Babak penyisihan terdiri dari 16 tim dengan 12 juri, babak semi final terdiri dari 4 tim dengan 10 juri, perebutan juara tiga terdiri dari 2 tim yang masing-masing kalah pada babak semi final dengan 5 juri, dan babak final terdiri dari 2 tim dengan 5 juri.

KOMPETISI PERADILAN SEMU KONSTITUSI NASIONAL


Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi merupakan kompetisi yang diikuti oleh mahasiswa di perguruan tinggi. Kompetisi ini terbagi menjadi dua tahap. Tahap pertama atau penyisihan yaitu peserta mengirimkan berkas perkara sesuai dengan kasus posisi yang ditentukan oleh panitia dan akan dinilai oleh 5 juri yang teridiri dari dosen Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin. Pada tahap kedua atau final, 3 tim terbaik akan tampil melakukan simulasi sidang Acara Mahkamah Konstitusi sesuai dengan berkas perkara yang dikerjakan sesuai kasus posisi sebelumnya dan memperebutkan Piala Hamdan Zoelva.

Deadline pendaftaran dalam Kompetisi Debat dan Kompetisi Peradilan Semu Konstitusi Nasional 2017 di Universitas Hasanuddin sampai dengan tanggal 18 Juli 017. Silahkan unduh proposal undangan pada link gebyarkonstitusi.blogspot.co.id

Informasi : 082348651292 (Anno) 081245003729 (Adjie) Instagram : @gebyarkonstitusi
Twitter : @gebyarkonstiv Line : xxy4575n



EmoticonEmoticon